STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR; AWAL STUDI KEHIDUPANKU
Berawal dari keinginanku
masuk perguruan tinggi negeri yang bergengsi dan ambisi tinggi dalam
menggapainya telah membuatku dimabuk informasi-informasi. Segala hal yang berkaitan dengan kampus incaranku kureguk
habis, hingga tak dinyana hasil tak memuaskan yang didapat dari kerja kerasku
waktu itu. Mungkin faktor orang tua adalah yang paling berpengaruh dalam
hidupku sehingga aku tak jadi masuk ke
Perguruan Tinggi Negeri pun mungkin karena beliau tak mengizinkan, maka kuputuskan untuk manut saja pada
perintahnya.
Maka dari rentetan masalah
yang kian menjerat dan hasil dari rundingan keluarga kecil kami, diputuskan aku
akan meneruskan jenjang selanjutnya yaitu masuk Perguruan Tinggi walaupun bukan
kampus favoritku setidaknya aku bisa belajar tanpa kendala.
Setiap orangtua pasti memilihkan
yang terbaik bagi anaknya begitupun padaku, maka diputuskan aku mulai kuliah di
STKIP Muhammadiyah Bogor, mungkin karena faktor aku bisa belajar sambil mengaji
di pesantren hihihi ,,,
Mungkin alangkah lebih
baiknya kalau kita tahu sejarah terkait kampusku, menurut ungkapan Soekarno, “Jas
merah; jangan sekali-kali melupakan sejarah”.
Dari quote tersebut aku menyimpulkan pentingnya sejarah/historis dalam
kehidupan kita. Jangan sampai kita disebut kacang lupa kulitnya atau bahkan macan lupa kalau dia mati
meninggalkan belang.
SEJARAH
SINGKAT STKIP MUHAMMADIYAH BOGOR
Gagasan pendirian lembaga
Pendidikan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Kabupaten Bogor sesungguhnya sudah lama
digulirkan, yakni mulai tahun 1996, dan kembali diangkat dalam forum Musyawarah
Daerah (MUSYDA) Muhammadiyah Kabupaten Bogor tahun 2000 di Cileungsi. Perhatian
utama kepada pengembangan SDM itulah yang mendorong Pimpinan Daerah
Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor mengikhtiarkan berdirinya suatu Perguruan
Tinggi Muhammadiyah di Kabupaten Bogor.
Sejak tahun 2002, Pimpinan
Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor (PDM) yang diketuai oleh KH. Adang
Qomaruddin, BA membentuk panitia pendirian STKIP Muhammadiyah Bogor, yang
dimotori oleh Angkatan Muda Muhammadiyah Kabupaten Bogor. Panitia pendirian
inilah yang diberi amanah oleh PDM untuk mengurus proses perizinan ke Dikti
Depdiknas RI sejak tahun 2002.
Adapun Panitia Pendirian
Perguruan Tinggi Muhammadiyah Bogor yang secara intens mengurus proses
perizinan tersebut sejak tahun 2002 sampai keluarnya SK Dikti Depdiknas tahun
2009, adalah sebagai berikut;
1. Penanggung Jawab : KH.
Adang Qomaruddin, BA.
2. Ketua : Drs. M. Yusuf
3. Sekretaris : Pepi
Januar Pelita
4. Anggota : Yusfitriadi,
M.Pd
Naufal Ramadhian, M.Si
Arsyad, S.Ag, M.Pd.
Dalam perjalanan
kepanitiaan, ada personil panitia yang tidak aktif karena berbagai kesibukan,
kemudian panitia pendirian dibantu oleh beberapa personil untuk menangani
masalah administrasi. Adapun personil panitia bagian admnistrasi tersebut
adalah;
1. Didin Mahyudin,
A.Md.Kom.
2. Yusuf Heryanto, S.Pd
3. Iksan Cahyana, S.Pd
Lahirnya gagasan tersebut
dilatarbelakangi keinginan agar di wilayah Bogor khususnya Bogor Barat, berdiri
sebuah lembaga pendidikan tinggi untuk merespon keinginan masyarakat terutama
para lulusan sekolah menengah dan pada guru-guru di sekolah yang belum memenuhi
kualifikasi sebagai guru sekaligus untuk meningkatkan kualitas di bidangnya
masing-masing.
Keinginan untuk mendirikan
lembaga pendidikan Tinggi Muhammadiyah di Kabupaten Bogor adalah sebagai
realisasi dari salah satu program unggulan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)
Kabupaten Bogor periode 2000-2005 yang diketuai oleh KH. Adang Qomaruddin, BA.
Program Unggulan ini kemudian dilanjutkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah
Kabupaten Bogor periode berikutnya yakni periode 2005-2010 yang diketuai oleh
Naufal Ramadhian, M.Si.
Berdasarkan studi
kelayakan yang telah dilakukan pada tahun 2002, disimpulkan bahwa Perguruan
Tinggi Muhammadiyah yang akan didirikan adalah Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu
Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bogor, dengan 3 Jurusan/Program Studi sebagai
berikut:
1. S.1 Pendidikan Bahasa
dan Sastra Indonesia
2. S.1 Pendidikan Bahasa
Inggris
3. S.1 Pendidikan
Administrasi Perkantoran
Pada tahun 2002 panitia
pendirian telah mendapatkan rekomendasi pendirian dari dari Pimpinan Wilayah
Muhammadiyah Jawa Barat nomor: 152/II.0/J/2002 dan rekomendasi Majlis Pendidikan
Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah
nomor : 305/I.3/D/2002.
Berbekal
rekomendasi-rekomendasi dan data-data pendukung lainnya, lembaga pendidikan
tinggi tersebut diusulkan ke Dikti Depdiknas RI. Namun dalam realisasi
perizinan, berdasarkan SK Dikti Diknas RI, No. 142/D/O/2009, tentang Izin
pendirian dan pemubkaan program-program studi STKIP Muhammadiyah Bogor, dengan
3 program studi yaitu ;
1. S.1 Administrasi
Pendidikan
2. S.1 Pendidikan Bahasa
dan Sastra Indonesia
3. S.1 Pendidikan Bahasa
Inggris
Dengan demikian, sejak
tahun 2009 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor memiliki amal
usaha di bidang Pendidkan Tinggi, yaitu STKIP Muhammadiyah Bogor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar